Agen Judi Terpercaya - Layaknya pemain lain yang baru didatangkan tim besar, Alvaro Morata pun merasakan tekanan yang besar. Harga yang harus ditebus Chelsea dari Real Madrid dan kegagalannya di partai debut membuatnya merasa demikian.
Pada jendela transfer musim panas lalu Chelsea memboyong Morata dari Madrid. Dianggap mampu menggantikan posisi Diego Costa di lini depan, eks Juventus ini ditebus dengan nilai 70 juta Poundsterling. Prakstis segunung ekspektasi langsung dibebankan di pundaknya.
Sayangnya Morata tidak menjalani awalan yang baik bersama The Blues. Dimainkan di partai Community Shield 2017, striker 25 tahun itu gagal melaksanakan tugasnya menjadi seorang eksekutor di babak adu penalti. Alhasil Chelsea kalah dari Arsenal di laga tersebut.
“Saat pertama kali datang tekanan yang kurasakan begitu berat. Harga beliku yang paling berperan. Aku juga gagal penalti di Community Shield. Saat itulah aku tahu jika aku harus berjuang memerangi kritik. Tapi itu hanya membuatku makin tangguh,” papar Morata pada Daily Mail.
“Itu hal yang berat bagi seorang penyerang karena tugas anda adalah mencetak gol. Mungkin saat ini sering dibahas tentang striker yang membuat peluang atau berkontribusi dengan cara lain namun yang terbaik adalah yang menjadi top skorer,”
“Saat gol tidak kunjung datang maka anda akan mudah emosi. Semakin dipikirkan maka akan semakin sulit. Gol akan datang ketika anda bermain dengan gembira dan tidak terbebani,” tambah kebolan akademi sepakbola Los Blancos tersebut.
Saat ini Morata sudah menjalani empat laga di Premier League dengan torehan yang cukup baik. Tiga gol dan dua assist sudha ia kantongi. Website Sbobet 2017 Aksinya di depan gawang lawan akan kembali dinanti kala Chelsea bertemu dengan Arsenal di pekan kelima Liga Inggris.
Tentunya ini jadi ajang yang pas bagi Morata untuk membuktikan diri di laga yang lebih besar. Saat ini baru Tottenham Hotspur yang ia hadapi di liga dan penggawa tim nasional Spanyol itu tidak bikin gol. Menghadapi The Gunners di Stamford Brdige akan jadi panggung yang tepat.
Pada jendela transfer musim panas lalu Chelsea memboyong Morata dari Madrid. Dianggap mampu menggantikan posisi Diego Costa di lini depan, eks Juventus ini ditebus dengan nilai 70 juta Poundsterling. Prakstis segunung ekspektasi langsung dibebankan di pundaknya.
Sayangnya Morata tidak menjalani awalan yang baik bersama The Blues. Dimainkan di partai Community Shield 2017, striker 25 tahun itu gagal melaksanakan tugasnya menjadi seorang eksekutor di babak adu penalti. Alhasil Chelsea kalah dari Arsenal di laga tersebut.
“Saat pertama kali datang tekanan yang kurasakan begitu berat. Harga beliku yang paling berperan. Aku juga gagal penalti di Community Shield. Saat itulah aku tahu jika aku harus berjuang memerangi kritik. Tapi itu hanya membuatku makin tangguh,” papar Morata pada Daily Mail.
“Itu hal yang berat bagi seorang penyerang karena tugas anda adalah mencetak gol. Mungkin saat ini sering dibahas tentang striker yang membuat peluang atau berkontribusi dengan cara lain namun yang terbaik adalah yang menjadi top skorer,”
“Saat gol tidak kunjung datang maka anda akan mudah emosi. Semakin dipikirkan maka akan semakin sulit. Gol akan datang ketika anda bermain dengan gembira dan tidak terbebani,” tambah kebolan akademi sepakbola Los Blancos tersebut.
Saat ini Morata sudah menjalani empat laga di Premier League dengan torehan yang cukup baik. Tiga gol dan dua assist sudha ia kantongi. Website Sbobet 2017 Aksinya di depan gawang lawan akan kembali dinanti kala Chelsea bertemu dengan Arsenal di pekan kelima Liga Inggris.
Tentunya ini jadi ajang yang pas bagi Morata untuk membuktikan diri di laga yang lebih besar. Saat ini baru Tottenham Hotspur yang ia hadapi di liga dan penggawa tim nasional Spanyol itu tidak bikin gol. Menghadapi The Gunners di Stamford Brdige akan jadi panggung yang tepat.








0 comments:
Post a Comment